Kaya Mendadak Dengan Bitcoin

Banyak sekali berita akhir-akhir ini mengatakan bahwa banyak orang kaya mendadak karena Bitcoin. Mengapa demikian? Hal ini terjadi karena orang-orang tersebut berinvestasi Bitcoin beberapa waktu yang lalu dan tiba-tiba harga Bitcoin melonjak jauh.

Pada tahun 2011, seorang anak muda usia 12 tahun, bernama Erik Finman membelanjakan uang hadiah neneknya sebesar US$1.000 ke Bitcoin yang waktu itu seharga US$12 (sekitar Rp. 180.000) sekeping. Dengan harapan bahwa harga Bitcoin akan naik, Erik terus mengumpulkan Bitcoin dan pada tahun 2017 jumlah Bitcoin yang dia miliki berjumlah 403 buah. Jika dihitung dengan harga ketika artikel ini ditulis pada awal bulan Mei 2018 yang berada di Rp. 126.000.000, maka valuasi yang Erik miliki adalah sekitar Rp. 50.778.000.000 saat ini!

Bukan hanya di luar negeri saja, di Indonesia juga sudah ada contoh orang yang kaya mendadak dengan Bitcoin. Namanya adalah Supendi, yang baru saja berusia 28 tahun. Pemuda asal Lombok Timur ini menjadi buah bibir masyarakat disana dikarenakan keuntungan yang menimpa dia berkat Bitcoin. Supendi mengumpulkan Bitcoin dari faucet, situs-situs yang memberikan Bitcoin secara gratis jika memenuhi syarat tertentu seperti melihat iklan, atau mengisi formulir. Lalu ditambah dengan hasil trading, Supendi terus melipatgandakan kekayaannya. Dengan hasil ratusan Bitcoin yang ia kumpulkan, Supendi telah menjadi miliarder sekarang. Ia bahkan membeli tanah sebesar 7 are di bilangan Musbagik dan menamainya Taman Bitcoin.

Karena berita-berita orang yang kaya mendadak dengan Bitcoin inilah yang membuat banyak orang untuk ikut terjun berinvestasi di Bitcoin atau cryptocurrency. Di Indonesia sendiri semakin banyak orang yang telah terjun berinvestasi di Bitcoin atau cryptocurrency dan berharap untuk mendapatkan nasib yang sama dengan para miliarder tersebut.


Discuss this article

Join us at our Telegram group, and ask us anything!